Satu kata
Ma’af &
terimakasIh
Untuk SAHABAT KU.
Sekarang aku sudah menginjak kelas 9
dan sebentar lagi aku sudahmulai UN. Aku yang bernama Serly,,aku mempunyai dua sahabat yang bernama Khilmah & Dhila
aku mulai sahabatan sejak kelas 8 SMP. Dulukita belum saling mengenal tapi
seiringnya waktu kita saling mengenal satu sama lain. kita selalu bersama dan
menghabiskan waktu bertiga, kita selalu menghadapi dinamika persahabatan
entah itu senang , sedih ,maupun marah. Tapi kita selalu bisa menjaga satu sama
laen.Tapi semenjak aku udah kelas 9 ,kita semua terpisah, aku dikelas
9B,Khilmah dikelas 9A, dan dhila dikelas 9D. kita semua sedih karna kita tidak
sekelas lagi, tapi kita mempunyai kesepakatan
kalau pas jam istirahat kita harus kumpul bareng . hari demi hari ,
minggu demi minggu , bahkan bulan demi bulan kita selalu bersama ,tapi semenjak
pertengahan semester 2 khilmah sudah mulai menjauh dari kita entah karna apa
tapi kita selalu ada buat dia, disaat dia btuh kita pasti selalu ada.
Tapi saat kita mulai ujian nasional kita mulai tidak bersama
lagi,Karna kita harus focus sama ujian . selesai ujian, sekolahan kita
mengadakan acara perpisahan disana kita bersama duduk bertiga dan sambil
mendengar cerita guru yang tak penah
letih mengajar & membimbing kami dengan ikhlas, tetapi disamping itu kita
nangis karna mungkin hari ini aja kita bisa bersama dan menangis bareng waktu
yang dinanti sekarang udah datang yaitu detik-detik pemberitahuan hasil ujian
telah tiba dan akhirnya Allhamdulilah kita lulus semua. “
gays kita semua udah lulus, aku gak mungkin bisa bersama kalian lagi dua tahun
kita sahabatan & susah senang selalu bertiga, jadi aku mohon jangan pernah
lupain aku dan persahabatan ini ya…? Walaupun kita nanti akan berbeda sekolah”
aku berkata sambil nangis dan berpegangan tangan.
Dhila pun menjawab sambil menaggis”
jangan bilang gitu dong
serl…nanti siapa yang menegor aku di
saat aku marah,egois,dan disaat aku butuh temen seperti kamu…..?
“ingat kitakan sahabatan sampai akhir
hayat kita. tak peduli sekarang kita udah tidak satu sekolahan lagi atau malah
nanti kita sudah punya keluarga sendiri krna kita satu hati gays”.. sahut
khilmah sambil memeluk kita.
Akhir dari cerita masa SMP & Akhirnya kita punya ikatan yaitu
“SAHABAT”
Sekarang kita bertiga tak satu
sekolah lagi karna kita semua tak sejalur dan rumahnya pun jauh tetapi ada satu
sahabat kita yang tak melanjutkan sekolahnya karna orangtuanya tidak mempunyai
biaya yaitu Khilmah, dan Dhila sekarang udah sekolah di luar kota untuk ikut
dengan orangtuanya. Tinggal aku disini
yang hanya melanjutkan sekolah, aku sekolah di SMA HARAPAN BANGSA.
Waktu demi waktu mulai berjalan dan
aku pun mulai dapat kelas baru yaitu kelas X IPA. disana aku mempunyai teman
tiga dan sekarang menjadi sahabat,tapi aku tak akan melupakan sahabatku yang
dulu.Sahabatku yang sekarang bernama Nisa, Adiya ,Nani, tapi sahabat ku yang
sekarang sifatnya sangat berbeda-beda.
Nisa orangnya baik- unik, Adiya orangnya pemarah-tersinggungan, Nani orangnya suka
pamer atas dirinya sendiri – gak mau kalah, pemarah.Saat Nani ada masalah
dengan keuangan keluarganya aku dan
adiya meminta bantuan dari sekolah untuk membantunya tapi malah Nani
memaki-maki kami.
Ucap
Nani yang sedang memarahi kami “ Serl, diy, mau kamu itu
apa…?
Kamu mau memermalukan aku ya di depan kepsek, soal aku mau berhenti sekolah.”
Adiya pun berbalik ucap.”kamu itu ya, aku
& serly itu berniat baik
bantu
kamu tapi apa..? kamu malah gak tau terimaksih nyesel aku bantu kamu.”
Aku mulai menyahut kesalah pahaman mereka.
“ gays jangan pada bertengkar, lagian kamu Nan? Aku sama Adiya berniat baik supaya kamu bisa sekolah
lagi gak ada mksud lain apa lagi memermalukan kamu,,,? Dan kamu diy sebaiknya
kamu jaga emosi kamu jangan cepat marah.”
Nani pun menyahut.” Udahlah kalian semua
emang munafik…!”
Adiya menyahut lagi.” Terserah loe mulai sekarang
gue gak peduli ama loe, mulai sekarang serl gue gak peduli ama dia.” Pergi dan
meninggalkan aku sediri. Sewaktu aku dan Nisa berjalan-jalan dan Nisa pun gak
sengaja ketabrak mobil dan di rawat di
rumah sakit dan dia menderita patah tulang di kakinya.
Orangtua nisa beserta Adiya dan Nani datang
orangtua nisa masuk keruangan.
Dan Adiya menuduhku sebagai orang yang
bersalah.” Serl kalau
kamu
gak suka aku ama Nani berantem gak usah deh loe korbanin Nisa, Nisa itu gak
bersalah apa-apa.” Sambil memegang tangan ku keras.
Aku
menjawab “ kamu kok bilang kaya gitu ciih aku gak ada niatan mencelakai Nisa, nisa tu sahabat ku sendiri.?
Nani pun menyahut.” Udahlah kamu itu dari luarnya aja sok alim tapi di
hati MUNAFIKKK.” Sambil mendorong
bahuku.”
Tak
lama kemudian persahabatanku hancur tapi aku masih menganggap mereka semua
sahabat ku. Aku memutusan tuk pindah sekolahan dan nani memutuskan keluar dari
sekolah.Aku mulai berada di sekolah baru
aku merasa sakit kadang aku mimisan dan pingsan.lalu sehabis pulang
sekolah aku pergi ke dokter untuk
periksa penyakitku.
Dokter berkata.” Kamu kesini apakah dengan
orangtua mu..?”
“
tidak dok aku sendirian, kenapa dok..? aku menjawab dengan hati yang cemas.
“saya
sebenarnya tidak tega mengatakan penyakit kamu ini.” Jawab dokter.
“
aku sebenarnya sakit apa dok tolong katakan jangan bikin aku cemas dok.” Aku
menjawab.
“
dengan berat hati saya katakan kalau kamu terkena penyakit Kangker Otak stadium
4 dan saya perkirakan usiamu tinggal 2 bulan ini karna sel-sel kangkermu sudah
menyebar sampai saraf otak.” Dokter berkata sambil memegang bahu ku.
Aku terkejut dan menangis” ya
allah kenapa engkau berikan cobaan ini kepada hambamu ini ya allah, hamba belum
siap mati hamba belum membahagiakan orangtuaku ,sahabat- sahabatku ya allah”.
Aku
mulai pulang dan aku belum bekata sedikitpun tentang penyakitku kepada
orangtuaku.hari demi hari muka aku mulai pucat dan aku selalu mimisan,pusing.
Kabar terkejut yang ku ketahui dari Nisa sewaktu aku maen kerumahnya,katanya adiya
buta dan dia butuh pendonor mata untuknya kalau tidak dia akan buta
selama-lamanya. Dan Nani mengalami sakit jantung yang sangat parah dan dia butuh cangkok jantung untuk bertahan
hidup. Aku terkejut tentang semua itu.
Nisa bertanya kepadaku.” Serl kamu kenapa kok
pucet dan hidungmu keluar darah kamu lagi sakit ya…?
“gak
nis ini Cuma sakit biasa kok .” aku menjawab dengan rasa sakit di kepala ku .
dan akhirnya aku pingsan dan di bawa kerumah sakit.
“Serl
sekarang aku tau kalau kamu sering mimisan,muka mu pucat dan sering pingsan
karna kamu mengidap kangker otakkan? stadium 4.” Tanya Nisa sambil menghampiri
serly yang siuman.
“
kamu kok bisa tahu…? Ya nis aku terkena penyakit kangker otak dan dokter
perkirakan hidup ku hanya 1 minggu ini aku berniat ingin membahagiakan
sahabat-sahabat ku yang di SMP dulu dan kamu beserta Nani ,Adiya. Aku ingin
mengorbankan jantung dan mata ku buat mereka yang membutuhkan. Nis sebelum aku
pergi kamu mau gak ngabulin satu
permintaan ku.” Jawab ku yang sedang terbaring lemah.
“
apa”. Sahut Nisa.
“
tolong kasih tau ke orangtuaku tentang penyakitku , dan tolong kamu hubungi
sahabat-sahabat ku SMP dulu ,kalau kamu tidak tahu alamatnya kamu ambil saja
buku Diary ku di laci ini. dan aku mohon jangn kasih tau Adiya dan Nani klau
aku sudah meninggal nanti.” Jawab ku.
“ ya
serl , aku akan penuhi keinginan mu, dan aku akan cari sahabat-sahabat SMPmu
dulu.
Akhirnya Dhila , Khilmah datang dan menangis memeluk
ku.
“
serl kenapa kamu begini aku gak sanggup kehilangan mu.”sahut dhila Sambil
menangis.
“
serl kamu ingatkan janji kita kalau kita
kan jadi sahabat hingga akhir hayat kita.” Sahut Khilmah.
“kalian
semua adalah sahabat-sahabatku sejati. Dan kamu Nisa makasih ya atas bantuan
kamu , mah, pah masih juga udah ngerawat
aku dari kecil aku minta ma’af.aku sudah tak kuat lagi dan aku memejamkan mata
untuk selamanya.
Serly sudah meninggal dan sudah dimakamkan.
Dan Adiya bersama Nani sudah sembuh dari penyakitnya. Nisa menjenguk mereka
yang baru saja sembuh dan tidak sengaja ruangan mereka berdekatan.
“
hai diy.Nan apa kabar” Tanya Nisa..
“
hay juga gimana kabar kaki mu udah
baikan ya” sahut adiya.
“Udah kok
saya disini ingin kasih tau kepada kalian kalau yang mendonorkan mata
buat Adiya dan jantung buat kamu nin ituuuuuuuuu Serly, dia mendonorkan mata
& jantungnya buat kalian untuk bisa hidup seperti dulu ,, dan sekarang dia
sudah tiada / meninggal, dia terkena kangker otak.” Sahut Nisa sambil
menangis..
“
apa….? Adiya dan Nani terkejut. Gak mungkin ,,, aku menyesal telah melukai
hatinya padahal dia tidak bersalah” sahut Nani.
“
Nis, tolong ksih tau makamnya aku bnyak salah sama dia aku ingin meminta ma’af
& berterimakasih kepadanya.” Sahut Adiya
yang sedih.
Akhirnya
mereka bertiga datang dan meminta ma’af kepada serly , berterimakasih dan
berjanji akan jaga pemberiannya itu. Dan berjanji akan merubah sikap masing-masing.
“
ARTI SAHABAT ” ssahabatnya sejati tidak
akan membiarkan sahabatnya menderita dan dia pun akan mengorbankan apapun demi
sahabatnya walaupun dengan nyawa sekaligus.
Karana SAHABAT ITU SATU HATI.






hellech. ndag yo no ach
BalasHapusra kober mco
BalasHapuscucokkkkkkkkkkkk
BalasHapusmakyus
BalasHapusbagus
BalasHapuscucuk
BalasHapuslah
BalasHapuspik
BalasHapusghdcjtrgtc d
BalasHapus+f+gerkfhilwf;i
BalasHapushngue7
BalasHapusjhutyk
BalasHapus